The Spirit Begins

thespiritbegins1a.jpg 

Otak ini kubiarkan terus bekerja, mata ini kubiarkan terus menatap barisan tulisan dan gambar, tangan ini terus saja tak hentinya menggeser dan mengklik mouse, tema desain grafis, advertising, desain logo dan sejenisnya, juga merchandising terus bertaburan di layar monitorku.

Fisik ini sudah teramat lelah, setelah 5 hari berturut2 dipaksa otak untuk duduk didepan computer dari sore sampai pagi, begitu berulang2, namun otak ini masih saja terus bekerja. Website dan weblog kepunyaan temen  www.mybothsides.blogspot.com,  www.petakumpetworld.com, www.kedaidigital.com dan yang lain lagi aku telusuri satu persatu, kuhayati dengan seksama dengan sepenuh jiwa raga, hingga aku merasa semakin kecil dan terus mengecil. Kecil sekali aku bila dibandingkan dengan mereka, sangat kecil dan tertinggal.

Langkahku bagaikan siput dibandingkan mereka yang seakan melesat bagai jet tempur.Dalam kelelahan ini aku merenungi, apa yang terjadi dengan diriku ini, apa yang menghambat perjalananku ini, hingga menjadi tertinggal sangat jauh dengan mereka. Aku sempat bingung sendiri dengan keadaan ini, mau kuapakan blog, kemanakah arah masa depanku, namun itu semua sudah berjalan, walaupun baru selangkah.

Aku sudah bergerak dengan bambu runcingku, aku sudah bergerak dengan kesederhanaan dan keterbatasanku, aku sudah bergerak walu masih dengan tertatih-tatih dan meraba-raba. Aku harus terus bergerak dengan bambu runcingku. ‘The Spirit Begins’..semangat harus kumiliki dari sekarang, apapun yang akan terjadi, biarpun banyak batu berserakan, lubang, semak berduri, udara yang kotor maupun sinar matahari yang sangat menyengat, aku harus terus bergerak dan berjalan, agar tidak semakin jauh tertinggal lagi.

Aku harus menemukan arah langkahku sambil berjalan, sihanss akan selalu mengiringi langkahku, sihanss akan selalu menjadi identitasku, sihanss adalah aku, dan bambu runcing adalah senjataku, spiritku, dan penopang langkahku..untuk terus maju.

Maaf kan aku wahai teman-teman lamaku, aku tertinggal jauh dari kalian, kalian memang hebat, para pejuang yang tangguh, aku pernah jatih dan jatuh lagi, aku sedang berusaha untuk bangkit lagi dari jatuhku yang kesekian kali. Aku jadikan kalian sebagai pemanduku, pemberi semangatku. Aku jadikan kalian bagian dari bambu runcingku.

Terima kasih atas semua ini wahai teman-teman lamaku, semoga aku bisa menjadi seperti kalian…dengan cara yang lain, dengan caraku sendiri, di bumi parakan temanggung yang sudah terlanjur kucintai.

~ oleh bamburuncing pada Desember 10, 2007.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: